YOGYAKARTA, IKOM RADIO – Antusiasme mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam berburu takjil gratis belum menyurut hingga memasuki hari ke-10 Ramadan, Jumat (27/2). Ribuan mahasiswa terlihat sudah memadati area selasar Sportorium sejak pukul 14.30 WIB, jauh sebelum waktu berbuka tiba. Fenomena "war takjil" ini menjadi rutinitas harian yang ikonik di lingkungan kampus selama bulan suci.
Pihak universitas melaporkan bahwa jumlah porsi yang disediakan setiap harinya mencapai 5.000 paket makanan berat dan takjil. Meskipun volume massa sangat besar, skema antrean tetap berjalan tertib dengan pengawalan ketat dari tim keamanan kampus dan relawan mahasiswa. Para mahasiswa rela mengantri berjam-jam dalam barisan panjang demi mendapatkan menu berbuka yang bervariasi setiap harinya.
Rektor UMY menyatakan bahwa program pembagian takjil gratis ini merupakan komitmen kampus untuk membantu meringankan beban pengeluaran mahasiswa, terutama mereka yang merantau. Selain sebagai bentuk pengabdian sosial, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarwarga kampus. Uniknya beberapa mahasiswa juga sudah menitipkan motor di jalur antrian sejak pukul 10.00 WIB agar mendapatkan atrian depan saat mengambil takjil Drive Thru
Hingga menjelang azan Maghrib, seluruh paket makanan yang disediakan ludes terdistribusi kepada mahasiswa. Para mahasiswa mengaku senang karena tradisi ini memberikan nuansa kebersamaan yang hangat di tengah kesibukan akademik. Pihak kampus optimis tren positif dan ketertiban ini akan terus terjaga hingga akhir masa pembagian takjil nanti. (ALH)
