Penyampaian
Edukasi yang harus di ketahui Oleh Ibu Hamil (Sumber : Andini Larasati)
YOGYAKARTA,
IKOM RADIO – Tim
Bantuan Medis As-Syifa Life Rescue Team (TBM ALERT) Universitas Muhammadiyah
Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa
pemeriksaan Ultrasonografi (USG) secara gratis bagi ibu hamil di wilayah
Yogyakarta dan sekitarnya. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (12/04) ini
bertempat di Gedung Siti Walidah, Kampus Terpadu UMY. Inisiatif ini merupakan
bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi mahasiswa kedokteran tersebut
dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan janin di lingkungan masyarakat
lokal.
Antusiasme
warga terlihat sangat tinggi sejak pagi hari, di mana puluhan ibu hamil telah
mengantre dengan tertib untuk mendapatkan layanan medis. Proses pemeriksaan
dilakukan oleh tenaga medis profesional yang bekerja sama dengan anggota TBM
ALERT untuk memastikan hasil diagnosis yang akurat. Selain pemeriksaan fisik
dan USG, para peserta juga diberikan sesi edukasi singkat yang di sampaikan Alfun Dhiya An, dr., Sp.OG.,
M.Sc mengenai pentingnya asupan nutrisi selama masa kehamilan, mitos - mitos
yang sering di percayai ibu hamil serta pengenalan tanda-tanda bahaya yang
harus diwaspadai agar risiko kematian ibu dan bayi dapat diminimalisir.
Kak
Yogi selaku ketua panitia penyelenggara menyatakan bahwa pemilihan lokasi di
Gedung Siti Walidah dimaksudkan untuk memberikan fasilitas yang nyaman dan
representatif bagi para ibu hamil selama menunggu giliran. Kegiatan ini
diharapkan dapat membantu para ibu dari kalangan ekonomi menengah ke bawah yang
seringkali terkendala biaya dalam mengakses layanan pemeriksaan kehamilan yang
komprehensif. Melalui program ini, TBM ALERT berupaya mendorong kesadaran
masyarakat akan pentingnya kontrol rutin guna memantau perkembangan janin
secara visual dan medis.
Acara
yang berakhir pada sore hari ini ditutup dengan pemberian vitamin gratis dan
paket suplemen bagi seluruh peserta yang hadir. Keberhasilan agenda ini
mempertegas peran aktif TBM ALERT UMY tidak hanya sebagai organisasi yang
tanggap dalam bantuan medis darurat, tetapi juga sebagai motor penggerak
preventif di bidang kesehatan reproduksi. Pihak universitas pun memberikan
apresiasi penuh dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala
untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat di masa mendatang. (ALH)