Yogyakarta, IKOM RADIO - Mahasiswa konsentrasi Broadcasting angkatan 2023 sukses menggelar acara screening film bertajuk Paradoks 2026 pada 17 Juli lalu. Ajang apresiasi karya sinematik ini menjadi wadah unjuk gigi bagi para sineas muda untuk mempresentasikan hasil kerja keras mereka di bangku perkuliahan. Lebih dari sekadar pemutaran tayangan, acara ini merupakan puncak eksplorasi kreatif serta pembuktian nyata atas kemampuan teknis dan penceritaan visual yang telah diasah dengan matang oleh para mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhamadiyah Yogyakarta.
Pada penyelengaraan tahun ini, Paradoks 2026 secara khusus mengangkat "Niskala" sebagai tema besar yang mengikat seluruh karya yang ditayangkan. Niskala dimaknai sebagai sebuah upaya sadar untuk membuka batas antara hal-hal yang sekadar terlihat secara kasat mata dengan makna esensial yang tersembunyi di baliknya. Melalui landasan filosofis ini, para Mahasiswa/i ditantang untuk meracik film yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memiliki kedalaman pesan yang mengajak penontonnya untuk menggali realitas lebih dalam.
Budi dwi Arifianto sebagai Dosen pengampu mata kuliah Dokumenter menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ruang diskusi dan apresiasi dari seluruh proses karya Mahasiswa/i Ilmu Komunikasi Konsentrasi Broadcasting 2023. Rangkaian karya yang disajikan dalam ruang screening berhasil menghadirkan ragam perspektif yang selaras dengan spirit Niskala tersebut. Berbagai judul film yang diputar merefleksikan kepekaan mahasiswa Broadcasting angkatan 2023 dalam menangkap fenomena sosial, kerumitan emosi manusia, dan hal-hal fundamental yang sering kali luput dari pandangan dangkal. Antusiasme audiens yang hadir membuktikan bahwa transisi dari sekadar tontonan visual menuju penyampaian makna yang esensial berhasil dieksekusi dengan sangat apik di layar lebar.
Kesuksesan penyelenggaraan Paradoks 2026 pada 27 Juli ini menjadi batu loncatan yang signifikan bagi para mahasiswa sebelum benar-benar terjun ke industri kreatif profesional. Acara ini bukan hanya sebuah perayaan kelulusan karya akademik, melainkan sebuah proklamasi bahwa generasi pembuat film yang baru ini siap menembus batasan-batasan konvensional. Lewat Niskala, angkatan 2023 membuktikan diri mampu menghadirkan karya yang berjiwa, mendobrak batas ilusi visual, dan meninggalkan jejak esensial di benak setiap penontonnya. (ALH)