YOGYAKARTA
– Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali sukses menggelar ajang
tahunan International Cultural and Culinary Festival (ICCF) ke-11 pada
Rabu (29/04). Bertempat di Sportorium UMY, festival ini menghadirkan perwakilan
dari puluhan negara untuk merayakan keberagaman budaya dan kuliner, sekaligus
mempertegas posisi UMY sebagai kampus yang inklusif dan mendunia.
Wakil
Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY, Prof. Ir. Slamet Riyadi,
M.Sc., Ph.D., menekankan bahwa ICCF bukan sekadar festival kuliner, melainkan
bentuk diplomasi non-formal antarnegara.
"Melalui
festival ini, UMY ingin mendorong kolaborasi, saling memahami, dan kerja sama
untuk pembangunan di tingkat nasional maupun internasional. Ini adalah bukti
nyata bahwa UMY sangat terbuka terhadap dunia internasional," ujar Slamet
Riyadi dalam sambutannya.
Hal
yang menarik dalam ICCF tahun 2026 ini adalah pelibatan aktif siswa Mahasiswa
sebagai Cultural Agent. Para siswa terlibat langsung mendampingi
stan-stan negara peserta. Inisiatif ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman
budaya sejak dini, sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi para siswa dalam
berinteraksi di lingkungan internasional.
Festival
ini sekali lagi membuktikan komitmen UMY sebagai institusi pendidikan yang
tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga menjadi jembatan bagi
terciptanya perdamaian dan kolaborasi global melalui pendekatan budaya yang menyeluruh.
(ALH)